kembali bekerja setelah masa melahirkan
seringkali jadi permasalahan bunda gagal dalam memberi ASI eksklusif
pada si kecil. Hal tersebut sebenarnya mudah dalam pencegahanya, asalkan
Anda sudah mempersiapkan diri sejak dini dan memiliki pengetahuan yang
cukup mengenai memanajemen ASI.


Jika seorang ibu yang baru memerah ASI
menjelang dia kembali bekerja, maka sang ibu dapat menyebabkan stres
karena dikejar-kejar dengan kerjaan. Efek dari stres ini, ASI anda
terjadinya ketidaklancaran sehingga stock ASI semakin menipis dan
akhirnya program ASI eksklusif anda gagal.
Ada beberapa saran yang bisa anda gunakan yaitu :1. Ketahui Kondisi yang Anda
Pahami dulu bagaimana situasi anda ketika
menghadapi sebuah pekerjaan. Apabila Anda bekerja saat bayi baru
berusia satu bulan, maka anda dan bayi tentu dalam tahap saling belajar
proses pemberian ASI.
Situasi tersebut bisa jadi kondisi yang
paling sulit untuk diri anda bekerja. Selain memerah sedini mungkin
sebelum anda kembali bekerja, anda perlu melakukan rutinitas memerah
susu. Minimal bunda memerah dua kali sewaktu bekerja. Apabila
memungkinkan perah lah 3-4 kali agar stok ASI anda untuk bayi mencukupi.
2. Persiapkan Diri & Bayi
Sebelum kembali bekerja, anda perlu
mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Bayi juga perlu
dipersiapkan agar dia dapat minum ASI perah. Apabila stock ASI
mencukupi, maka anda harus persiapan bayi anda dan ajarkan bagaimana
cara meminumnya di dalam dot.
3. Memompa atau Memerah
Memompa atau memerah ASI memang bukan
aktivitas yang mudah anda lakukan. bisa jadi anda merasa ASI yang
keluar saat dipompa ini begitu sedikit atau anda merasakan kesakitan.
Namun seiring berjalannya waktu masalah-masalah tersebut dapat anda
diatasi.
4. Menyimpan ASI
Simpanlah ASI anda ke dalam botol atau plastik kemudian anda masukan ke dalam kulkas dan masukan pada bagian frezer dengan suhu -15 derajat dimana ini dapat menahan ASI anda dua minggu.5. Rencana di Malam Hari
Untuk anda yang bekerja, usahakan anda
sering memberikan ASI pada bayi langsung dari payudara di malam hari.
Ada beberapa manfaat positif dari menyusui di malam hari ini. Misalkan
saja level hormon prolaktin (hormon yang membuat produksi ASI lebih
banyak) lebih tinggi saat bunda menyusui di malam hari.
6. Waktu Tepat Kembali Bekerja
Hari-hari pertama kembali bekerja,
umumnya jadi hari yang sangat berat karena disinilah akan mulai belajar
memompa di kantor dan menyimpan ASI-nya. Agar waktu kerja di minggu
pertama tidak terasa lama, anda bisa memilih kembali bekerja di tengah
minggu seperti hari Rabu ataupun Kamis.
7. Menyusui di Akhir Pekan
Akhir pekan merupakan waktu terbaik untuk
sang ibu kembali meningkatkan produksi ASI-nya. Berikan ASI pada sang
bayi langsung dari payudara sesering mungkin. Dimana ini sangat
bermanfaat bagi sang ibu dan bayi.
Komentar
Posting Komentar